Wednesday, September 10, 2014

Serpihan Senyap



Serpihan     Senyap


Terjerembab  dalam gelap
Pahatan   gulana menyapa
Rerupa bayangan pekat  merayap
Tertatih  merupa lelayang rasa

                        Raga luruh  melipat bayang pudar

Bisik parau terdengar  lagi-lagi
“Oh,  tak sesiapapun peduli nyawaku”
Terpaku dalam diam abadi
Langit  menepi  cumbui  bulan biru

                        Raga melumat tiada  berkawan  pijar




Nusakambangan, 6 April 2014



No comments:

Post a Comment