Judul : Kesabaran Yang Berakhir
Indah
Nama: Mutiara Sakha
Setiap gadis mempunyai impian untuk menikah, banyak
cara bisa dicapai untuk mendapatkan jodoh. Pada waktu duduk Sekolah Menengah aku mempunyai impian unik tentang kriteria cowok idaman. Secara
fisik aku menyukai cowok berkaca mata
karena mereka terkesan smart, mempunyai
gigi gingsul (bahasa jawa) atau memiliki gigi samping bertumpuk manis.
Satu lagi dia harus memakai jam tangan, bagiku hal itu menandakan bahwa dia “punctual” menghargai waktu. Prinsip yang kupegang saat itu bahwa aku tak mau memakai cara pacaran yang
mendekati zina dan dilarang agama. Aku percaya
Alloh will show the way.
Masa-masa
kuliah ceria kulewati menjadi aktifis
kampus mulai dari Pramuka, Senat, Himpunan Mahasiswa Jurusan dan Ikatan
Mahasiswa Muhammadiyah. Tak terpikir olehku untuk pacaran walaupun ada juga
yang mengejek dengan mengatakan bahwa aku tidak menyukai laki-laki. Dengan
lapang dada kutersenyum mendengarnya. Bagiku pergaulan anak muda waktu itu sudah
tidak wajar, banyak rekan pacaran sampai
hamil di luar nikah.
Pada akhirnya
seorang laki-laki kakak tingkat melamar secara tiba-tiba setelah doa-doa yang terpanjatkan agar Alloh segera menunjukkan jodohku.
Bersabar akan
ketetapan-Nya adalah jalan selamat dunia dan akhirat, jangan mendekati larangan agar tidak mendapatkan
azab pedih.
Mudah-mudahan
jalanku langgeng dengan laki-laki sholeh berkacamata hadiah kesabaran dari-Nya.
No comments:
Post a Comment