Saturday, January 11, 2014

You Raise Me Up




Dalam kebekuan hidup yang harus kujalani,
Banyak sisi lain yang selalu datang menemani,
Hitam, putih, merah  dan selaksa warna pelangi,
Datang silih berganti tanpa jeda,
Senyum, canda, sedih, dukalara tiada henti
Drama kehidupan dalam rotasinya bergulir,

Ketika pagi datang menjelang,
Bayangan sorepun telah menghampiri,
Kulihat pohon pisang saling berhimpitan sayang,
Rumput ilalang saling berdesakan,
Harmoni indah yang sempurna dalam dekapan,

Siang menjelang kemilau sinarnya menantang,
Siapapun yang berani datang dan pergi menghilang,
Apakah dan siapakah yang akan menjadi pemenang atau pecundang?
Semua terserah kepada siapapun yang akan menjadi  pahlawan hari,

Merah  awan barat tertiup angin sepi,
Burung kecil berhamburan mencari kehangatan,
Kulihat di kejauhan induk ayam yang mencari cicit kecil buah hatinya,
Wahai, ketika usia beranjak sore ,
Apakah yang sudah aku punya,
Apakah yang sudah aku berikan pada alam keabadian?

Berlayar menuju malam impian,
Berlalu sudah satu halaman kehidupan,
Saatnya mengadu dari peraduan, sujud tersungkur, dalam penyesalan serta pengharapan,
Ku tahu kepada siapa kuberharap,



Nusakambangan,  12 Januari 214 ,








1 comment: