Tuesday, January 14, 2014
HADIRMU
Malam kian lelap,
Menyisakan dingin dan gundah,
Terlihat bayangan hitam yang kian meraja,
Sepekat hatiku yang gulana,
Jengkerik menyanyi memecah kesunyian,
Desah nafasku terdengar membuncah,
Mata tak terpicing walau sekejap,
Angan jauh mengembara,
Kehidupan bersahaja yang ku punya,
Sekejap terenggut oleh hadirmu,
Episode rindu masa lalu yang muncul tiba-tiba,
Seperti musafir yang mendapatkan oase di padang pasir,
Terlena dalam bayangan indahnya kenangan,
Wahai hidup, apakah yang ingin ku gapai,
Apakah yang ingin ku rengkuh,
Memburu bayangan indah fatamorgana,
Indah hadirmu bagaikan siluet masa lalu,
Penuh dalam impian semu memabukkan,
Senyum tawa pengharapan menyatu dalam khayalan,
Selintas diamku menatap wajah polos permata hati,
Damai dalam buaian , lelap dalam ayunan waktu,
Senyumnya menyadarkan hati,
Aku harus pulang pada dermaga nyata yang sudah kupunya,
Nusakambangan, 15 januari 2014.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment