Thursday, October 2, 2014

JALUR FLAMBOYAN

Hamparan landscape itu
Aku tak lupakan sedikitpun tiap detailnya
Pohon flamboyan seolah menjadi cirinya
Hampir setiap hari aku selalu melewatinya
             Meniti jalur flamboyan bersama teman sekolah
             Seperti merajut benang menjadi kain primadona
             Seperempat abad sudah kenangan itu terkubur dalam
             Jejak flamboyan bak sebuah landasan pacu pesawat
             Yang mengantarkan aku dan puluhan bahkan ratusan jejak yang melewatinya
             Berada dalam langkah sekarang
Seandainya aku diijinkan sejenak
Kembali menemui masa itu
Aku ingin mengajakmu kembali berjalan
Menapaki panasnya aspal dan debu jalan
            Oh tidak !
            Aku tak ingin mengulang perpisahan
            Cukup bagiku sekali saja berpisah
            Agar luka tak semakin terasa
Aku hampir lupa
Tuhan telah menulis takdir dengan siapa kita berjodoh.
Namun tetap kusebut namamu dalam setiap  do'a dan pinta
Terima kasih telah singgah

(Sebuat Titipan Coretan Pena Sahabat)





No comments:

Post a Comment